Pemimpin Yang Dicintai Rakyat
Oleh Ali Alfarisi
“Pemimpin yang adil sangat dihormati oleh rakyatnya, kepentingan rakyat sangat di jaga, uang rakyat dan negara tidak di salah gunakan, menciptakan suasana damai dan aman bagi rakyat, mengutamakan akhirat, mengingatkan rakyat akan tipu daya dunia, rakyar segan dan hormat bukan karena takut padanya, tapi karena kewibawaan yang tersirat di wajahnya dan dapat di rasakan dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan untuk mensejahterakan rakyatnya”.
Paragraf di atas adalah sedikit nukilan dari salah satu syair indah grup nasyid asal Malaysia (yang saya lupa nama grupnya) tentang pemimpin yang dihormati dan dicintai rakyat.
Dewasa ini sejatinya isu kepemimpinan menjadi topik paling panas, khususnya di negara-negara Arab. Digulingkannya kepemimpinan Ben Ali di Tunisia diikuti dengan cepat oleh meledaknya usaha rakyat untuk menjatuhkan kepemimpinan Mubarak di Egypt dan Khaddafi di Libya. Semuaya berjalan sukses, kekuatan rakyat berbicara. Tidak akan ada kekuatan sebuah kepemimpinan tanpa dukungan penuh dari rakyatnya. Kita berdoa, semoga perubahan kepemimpinan itu membawa ke arah yang lebih baik
Kawasan jazirah Arab masih bergejolak. Sekarang ini berita dari Yaman dan Suriah setiap hari menjadi headline di media cetak, Radio dan TV di kawasan Gulf Country. Kumpulan ribuan orang yang berdemonstrasi menuntut pergantian kepemimpinan di negara mereka menjadi pemandangan biasa.
Tapi Alhamdulillah, di negara tempat Penulis dan keluarga tinggal selalu adem ayem. Tidak ada gejolak dari rakyat pribumi untuk meminta penggantian pemimpin mereka. Sejak dari tahun 2008 sampai dengan saat ini Penulis menetap dan bekerja di perusahaan milik negara, berinteraksi dengan orang dari berbagai negara tidak terkecuali warga pribumi, menjadikan Penulis sedikit tahu kenapa negara ini adem ayem.
Sejauh pengamatan Penulis, pemimpin di negara ini sangat sangat dihormati dan dicintai rakyatnya. Semua warga pendatang bisa merasakan, setiap kali penduduk pribumi menyebut nama pemimpin mereka, selalu disertai dengan doa "Ya Alloh, rahmati dia". Terlebih setiap sholat Jum`at, seluruh khatib diakhir khutbahnya mendoakan keselamatan, kesehatan dan dan keamanan pemimpin mereka, subhalalloh.
Apakah hanya penduduk pribumi saja yang menghormati dan mencintai pemimpin negeri ini? Mari kita buktikan. Kemaren Penulis mendapatkan fakta mengejutkan saat pertama kali mendapatkan kesempatan berkunjung ke Sir Baniyas Island (itupun karena ada event dari perusahaan).
Sir Baniyas Island, sebuah pulau kecil dari sedikit pulau yang dipunyai negara yang tidak lebih besar dari pulau Jawa ini mempunyai sedikit jawaban kenapa pemimpin negeri ini dicintai rakyatnya. Dalam sejarahnya, pertama kali pemimpin negeri ini menemukan pulau Sir Baniyas yang didiami banyak berbagai macam binatang, dia langsung memerintahkan kepada bawahannya untuk menjaga habitat binatang-binatang ini, memberikan makanan secara teratur dan menjaga keselamatannya. Binatang-binatang liar saja diperhatikan kecukupan makanan, kesehatan dan keselamatannya, bagaimana dengan rakyatnya yang berwujud manusia. Maka tidak heran kalau warga pribumi hidup berkecukupan. Luar biasa!
Sekarang ini Sir Baniyas menjadi pulau yang dilindungi. Lalu ditambahnya jumlah dan macam-macam binatang seperti jerapah, chetah dan lain-lain, didirikan Hotel supermewah, membuat kawasan mungil ini menjadi tempat wisata yang di idamkan orang.
Saat berkesempatan menikmati desert safari, penulis mendapatkan sopir warga UK, Mathew namanya. Dia sangat bersemangat menjalankan tugasnya, menerangkan sejarah pulau Sir Baniyas dan semua yang dilihat selama perjalanan. Dan yang paling membuat penulis tertarik, setiap kali dia menyebut nama presiden negeri ini, selalu diikuti dengan kata "God Bless Him". Ah, menarik sekali.
Boleh dikatakan pemimpin negeri ini sudah mencukupi kebutuhan jasmai rakyatnya, semoga kedepannya kebutuhan rohani rakyatnya juga diperhatikan sehingga akan ada keseimbangan hidup. Karena salah satu ciri pemimpin yang baik yang tersirat dalam nukilan lagu di atas adalah yang juga mengingatkan rakyat akan tipu dunia dan megajak mengutamakan akhirat.
Bagaimana dengan kabar pemimpin negeri yang berada di garis khatulistiwa sana? Semoga tidak dibenci karena sering menyakiti hatirakyatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar